Karya : Tiareski Ayu
TANGISAN TITAH REMAJA
Aku berjalan diatas perapian emosi jiwa
Terpurukku dalam dilema nyata
Kualami terkesima seketika itu juga
Secercah rayuan segunung kehancuran
Terjebak pada sekelumit kebodohan
Saat nurani tak lagi waras
Akal sehat jua tebinasakan
Frustasi terus menahan kemarahan dan
memuncak
Kesalahan mengambil langkah
Terdepan meluluhlantakkan masa depan dan
dunia
Ya..
Barang haram itulah yang membuat generasiku
terpenjara dalam kerumitan dunia
Kepuasan yang tak terpenuhi
Melayang dalam kenikmatan duniawi sesaat
Sebelum mengumbar dan sejenak menyimak tangisan
titah pada sepotong kebiadaban
Kehidupan terpinggirkan angin runcing
hingga merasuk
Sakit yang terasa berjalan monoton
beriringan kehilangan jati diri
Kini percuma bila disesali
Lembayung kesedihan terus kan menghujam diri
Tergerung melebur asa yang tak dapat
terjamah
Bergelimang impian seketika keluh juga
suram
Masa remaja terbuang percuma
Terbungkus kelabu terselimuti dosa yang
terus membelenggu jiwa
Kadangku bergidik meratapi kehidupan bebas
remaja kini
Tak bertumpu pada norma
Berdalih pada khayalan semu
Menjunjung kenistaan yang terus berevolusi
Namun kan terjebak akhirnya
Tak sekedar ciderai hati melainkan juga
harga diri
Hujan tangisan dalam penyesalan tak berujung
Hingga rampung dan meledak ingin lari dari
realita
Nasib terjal t’lah sirna
Yang kini memihak pikiran pada ego semata
November, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar