Selasa, 06 Desember 2011

My Poetry - Air Pasiran Cinta


 Air Pasiran Cinta

Terkungkung kembali relung ini .
Kembali berseteru logika dengan perasaan .
Semurni kasih itu yang menyinari, namun tetap silau melampau waktu .
Berjuta debu tertampih oleh mata hati seiring tersolek air pasiran cinta .
Berusahakan mencuri lembar demi lembaran hati untuk dapat mengelabui sang pemilik hati .
Cinta ini tak begitu lantas terpahami meski waktu memberi kesempatan ditengah penghalauan hindari kenyataan .
Beserta pengselarasan rasa yang bersemaian seiring asa yang menjuntai dalam keceriaan .
Tak satupun isi kepala bisa mengerti dan terpahami oleh rantaian kejujuran dalih tetesan kilau cinta yang terasuki .
Menerka dan terus menerka akankah pintu hati itu akan terbuka .
Jika masa itu tiba pengharapan mungkinkan segera terwujudi .
Tanpa harus terpisah menjauhkan diri pada perapian yang terus membatasi hingga saling tak mengetahui isi hati .
Tentu, bila masanya cinta itu dengan sendirinya akan bersemi tertunduk dan tersipu pasti .

Tiareski Ayu, Agustus 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar