Rindu Ibunda Periku
Karya : Tiareski Ayu
Melihat tanpa
batas fatamorgana mencintai tanpa sebab
Tak kenal lelah mengerti tanpa harap
Jelas, aku
melihat kesemuanya itu ada pada engkau Bunda
Tertatih,
engkau besarkan aku
Meski terkadang cucuran air mata menetes jauh dilumbung
hatimu
Tak terlihat
olehku betapa penatnya
Namun aku
masih saja tak hiraukan hiruk pikuk peluhmu itu
Bagai epi
didasar kolam, aku menangguk namun seketika terbuang
Dalam pedih
engkau terhenyak bermunajat untukku, dalam
tangis kau merintih perih
Sungguh hanya
malaikat penjaga sepertimu yang mampu
Tak ku pandang
meski sedetik saja dari pelupuk mataku
Bunda, biarkan
aku mengukir cerita senja
Pada bait
pembiasan akan pengorbananmu yang mungkin tak terbalaskan
Terbesit kesalahanku mengambil langkah
Terdepan meluluhlantakkan masa depanku
Rindu ini kan
terus mengalir tanpa batas dan tak berujung
Sepanjang hayatku
bunda, mencintaimu setulus raga
Ibunda periku,
kau tak akan terganti
Untuk Bundaku tercinta, selamat hari ibu
22 Desember 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar