Rabu, 21 Desember 2011

My Poetry - Rindu Ibunda Periku


Rindu Ibunda Periku
Karya : Tiareski Ayu
Melihat tanpa batas fatamorgana mencintai tanpa sebab 
Tak kenal lelah mengerti tanpa harap
Jelas, aku melihat kesemuanya itu ada pada engkau Bunda

Tertatih, engkau besarkan aku 
Meski terkadang cucuran air mata menetes jauh dilumbung hatimu
Tak terlihat olehku betapa penatnya
Namun aku masih saja tak hiraukan hiruk pikuk peluhmu itu
Bagai epi didasar kolam, aku menangguk namun seketika terbuang

Dalam pedih engkau terhenyak bermunajat untukku, dalam tangis kau merintih perih
Sungguh hanya malaikat penjaga sepertimu yang mampu
Tak ku pandang meski sedetik saja dari pelupuk mataku
Bunda, biarkan aku mengukir cerita senja
Pada bait pembiasan akan pengorbananmu yang mungkin tak terbalaskan
Terbesit kesalahanku mengambil langkah

Terdepan meluluhlantakkan masa depanku

Rindu ini kan terus mengalir tanpa batas dan tak berujung
Sepanjang hayatku bunda, mencintaimu setulus raga
Ibunda periku, kau tak akan terganti

Untuk Bundaku tercinta, selamat hari ibu
22 Desember 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar